Cantiknya Danau Weekuri di Sumba

Danau Weekuri berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 150 meter ke daratan, lebar terjauh 50 meter, serta kedalaman bagian kiri sekitar 3 meter dan bagian kanan 5 meter saat laut pasang. Saat air danau surut, dasar danau terendah hanya sekitar 30 cm dan hanya tampak pasir putih mengkilap.

Weekuri berasal dari bahasa Sumba, yakni wee artinya air dan kuri artinya parutan atau percikan. Weekuri artinya air hasil parutan karang yang menerobos ke daratan, kemudian membentuk danau.

Rerimbunan pohon mengelilingi bibir danau membuat suasana sangat sejuk. Di bibir danau dibangun sebuah rumah kecil dari kayu bulat. Tempat itu disiapkan pedagang untuk menjual kain tenun ikat khas Sumba, gelang, akar bahar, dan berbagai suvenir khas Sumba.

Danau Weekuri yang berwarna hijau kebiru-biruan ini merupakan danau yang sangatlah unik. Khususnya dari kandungan airnya yang asin dan payau. Sebenarnya danau ini adalah sebuah laguna yang terbentuk dari air lautan lepas yang berada di kisaran danau.

Air tersebut masuk dari celah-celah bebatuan yang berada di gugusan karang sekitaran danau. Selain sifat air payau yang dibawa dari laut, uniknya lagi di danau ini terdapat beberapa titik sumber mata air yang membuat gradasi warna air di danau ini bervariatif.

Baca juga artikel : Jelajahi Air Terjun Lapopu Yang Menawan Di Sumba Barat

Ada yang berwarna biru cerah, biru sedikit kehijau-hijauan. Bahkan ada yang rasanya hangat dan ada yang dingin. Keunikannya sangat jarang ditemukan pada danau-danau lainnya di Indonesia!

Selain dapat menikmati keindahan Danau Weekuri dengan bermain air atau berenang, pengunjung juga dapat menikmati dan menjelajahi keindahannya dari ketinggian. Hanya perlu berjalan kaki menyusuri jalan setapak ke arah barat.

Dari atas puncak bukit karang ini, pengunjung akan merasakan sensasi berbeda. Jauh lebih indah jika menikmati panorama keindahan Danau Weekuri dari atas bukit karang ini. Lautan biru dengan ombaknya yang menghantam gugusan karang yang mengelilingi danau.

Pemandangan ini membuat pengunjung berdecak kagum. Danau Weekuri pun terlihat seperti kolam biru apabila dilihat dari ketinggian.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Weekuri adalah jam 4 sore hari. Pada sore hari matahari mulai condong ke barat sehingga langitnya yang biru akan memantulkan cahaya ke danau, selain itu juga pengunjung dapat menyaksikan matahari terbenam dari atas puncak bukit karang ini.

Pantai Koka, Si Cantik Dari Nusa Tenggara Timur

Asrinya suasana khas Nusa Tenggara bikin kami benar-benar lupa diri haha. Finally nyampe juga di Pantai Koka. Karena kami datang pas weekday dan bukan hari libur, suasana di Pantai Koka cukup sepi dan ayem. Hanya terdengar beberapa orang ngobrol sama suara ombak dan angin, kebayang kan gimana kerennya suasana disini.

Pantai Nusa Tenggara emang nggak pernah mengecewakan. Fyi, kalau dilihat ke lokasi, Pantai Koka ini bener bener bersih dan terawat banget. Bersihnya pasir dan beningnya air serta ombak bikin kami betah dan buat main disini. Kalau dilihat sekilas, Pantai Koka ini memiliki kemiripan dengan Pantai Tanjung Aan yang ada di Lombok. Bisa main ombak kok kalau disni, karena ombaknya nggak terlalu besar.

Suasana di Pantai Koka emang nggak bisa banget dilupain sih. Serasa private beach waktu kesini kemaren. Hanya ada aku, rombonganku, dan beberapa orang lain. Jadi nggak heran kalo kami bisa foto sepuasnya dengan pemandangan keren ala Pantai Koka. Tebing yang ada di kanan kiri pantai juga menjadikan pemandangan disini makin cantik. Nggak heran kalau Pantai Koka kini semakin dikenal oleh wisatawan.

Baca juga artikel berikut : Pantai Nihiwatu Surga Tersembunyi Di Indonesia

Ditengah laut juga terdapat bebatuan karang atau tebing yang bisa dinikmati keindahannya dari pantai. Warga setempat menyebutnya dengan sebutan Pulau Koka. Warga bilang kalau konon katanya di tengah Pulau Koka terdapat banyak sekali ular laut. Ular laut yang seharusnya berbisa tapi di Pulau Koka ini menjadi nggak berbisa. Ada ada saja ya, tapi kalau aku nggak mau kesana guys, kalian mau? hehe.

Banyaknya mitos maupun cerita horor yang ada nggak menjadikan pengunjung takut untuk mengunjungi Pantai Koka ini. Apapun halnya, patuhi dan jangan langgar peraturan yang ada ya. Keindahan Pantai Koka yang luar biasa masih bisa dinikmati kok disamping banyaknya cerita yang beredar. Asalkan kalian jangan berniat buruk kalo mau dateng kesini.

Menikmati suasana di Pantai Koka emang paling enak sambil seruput es degan ya. Yap, disini tersedia beberapa penjual gorengan dan es kelapa muda. Jangan siasiakan momen dengan nggak mencicipi makanannya ya. Karena menikmati angin pantai dengan pemandangan yang indah dan didampingi makanan yang lezat adalah kenikmatan yang hakiki kalau kata anak jaman sekarang mah

Pantai Nihiwatu Surga Tersembunyi Di Indonesia

Bangga lah kalian yang menjadi Penduduk Indonesia, kenapa begitu? Karena di Indonesia ini memiliki Pantai-pantai yang indah salah satunya Pantai Nihiwatu yang masuk satu di antara sepuluh pantai terbaik di Asia. Pantai yang berpasir putih ini memiliki panjang 2,5 km, Pantai yang indah ini memiliki ombak yang asik dan mempesona membuat pantai ini sering di kunjungi oleh peselancar dari mancanegara. Pantai ini di kelola oleh sebuah resort Internasional ternama yaitu “Resort Nihiwatu”.

Tau kah kalian jika Pantai Nihiwatu ini tidak semua orang di perbolehkan masuk, hanya tamu Resort Nihiwatu yang bisa masuk dan menikmati keindahan pantai disini, maka dari itu jika kalian ingin menikmati suasana yang nyaman dan pesona pantai yang indah ini maka kalian harus memesan kamar dan menginap di Resort Nihiwatu.

Kebayang dong tidur di villa-villa yang berhadapan ke laut, dari 1 villa ini terdiri dari 3 kamar tidur besar, bersih, dan nyaman, villa disini di bangun di atas bukit yang di beri fasilitas kolam renang pribadi.

Bangunan disini terbuka, Arsitektur dan ornamen di sini di bangun dengan model tradisional dan modern, Resort di sini memang istimewa dan menawarkan keindahan laut yang eksotis, maka dari itu Hotel ini di beri penghargaan dan kepercayaan sebagi hotel terbaik ke-2 di Indonesia.

Baca juga artikel berikut ini : Pantai Marosi yang Eksotis di Sumba Barat

Pemilik Resort ini adalah warga asing, namun karyawan yang ada disini penduduk lokal yang tinggal di daerah sumba. Dari segi pelayanan pun sangat memuaskan dari fasilitas Resort sampai Pantai Nihiwatu mereka jaga kebersihannya.

Kalian ingin menikmati keindahan Pantai Nihiwatu dan Resort yang ada disini? Maka kalian hanya di kenakan tarif Rp. 10 juta lebih permalam. Dengan minimum menginap selama 5 malam, Harga yang cukup Fantastic ya untuk menikmati keindahan Pantai Nihiwatu, tetapi dengan harga yang cukup Fantastic tersebut akan terbayar lah dengan fasilitas yang memuaskan dan pantai yang indah di Nihiwatu.

Pantai Nihiwatu, terletak di Kabupaten Sumba Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur atau sekitar 31,6 km dari Kota Waikabubak dan memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan untuk sampai ke lokasi.

Jelajahi Air Terjun Lapopu Yang Menawan Di Sumba Barat

Menikmati keindahan alam yang tersembunyi di dalam hutan merupakan kegemaran kami. Kali ini kami menjelajahi kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, Desa Lapopu.

Jam 8 pagi kami berangkat dari Waikabubak menuju Wanukaka. Petunjuk arah ke lokasi ini masih sangat minim, setelah melewati Wanukaka, kami menjumpai banyak pertigaan jalan, agar tidak tersesat kami sering bertanya pada penduduk setempat arah menuju lokasi ini.

50 menit kemudian akhirnya kami sampai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru yang merupakan hutan lebat di mana di dalamnya terdapat air terjun Lapopu.

Sempat khawatir karena suasananya sepi banget, untungnya di dekat lokasi ini terdapat Gedung Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Lapopu dimana air yang berasal dari Air Terjun Lapopu ini digunakan untuk menyuplai jaringan PLN.

Di sini kami bertanya kepada petugas yang sedang bekerja, ternyata lokasi Air Terjun Lapopu ini masih lumayan jauh, harus masuk ke dalam hutan dan melewati perkampungan penduduk terlebih dulu.

Menurut info dari bapak tersebut, kawasan air terjun Lapopu ini juga masih angker, disarankan tidak pergi sendirian.

Syukurlah, selang 5 menit setelah kami tiba ada sekelompok pengunjung yang hendak ke air terjun Lapopu ini juga, alhasil kami ngekor (mengikuti) mereka agar lebih aman.

Baca juga artikel berikut ini : Pantai Marosi yang Eksotis di Sumba Barat

Perjuangan menuju lokasi air terjun ini merupakan pengalaman menyenangkan bagi kami.

Di sini kami harus menyusuri hutan, melewati jalan setapak, melewati bebatuan di pinggir sungai, bermain air sungai serta menyebrangi jembatan bambu.

Sebelum ada jembatan bambu ini, pengunjung diharuskan berjalan melewati aliran sungai lho.. Oh iya, air di sungai ini masih sangat jernih lho.

Setelah menyeberangi jembatan bambu, air terjun Lapopu nan menawan sudah menyambut kedatangan kami.

Bentuknya cukup unik karena merupakan air terjun Lapopu ini jatuh dari tebing miring dan berundak-undak (bertingkat-tingkat) dengan ketinggian sekitar 92 meter dari permukaan sungai.

Adanya pohon di antara air terjun Lapopu ini merupakan hal yang unik juga, kolam yang ada di bawahnya cocok untuk berendam atau bermain air.

Pasir Lembut diKelilingi Sabana, Pantai Puru Kambera di Sumba Timur

Pelancong yang bersemangat akan sangat merindukan supaya bisa mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur terutama karena kehadiran pantai-pantai indah seperti Puru Kambera.

Yang ini terletak di Kabupaten Sumba Timur di Indonesia. Tepatnya, pantai eksotis ini berada di Desa Mondu dan berada di Kecamatan Kanatang. Juga terletak dekat dengan Kota Waingapu, yang berjarak sekitar 25 km. Keindahan dan aksesibilitas luar biasa menjadi dua faktor yang membuatnya populer di kalangan wisatawan, tanpa diragukan lagi. Orang-orang terus datang ke pantai untuk menikmati aktivitas pantai seperti snorkeling, jalan-jalan di pantai, fotografi, dan relaksasi.

Sekarang, mari kita bicara tentang nuansa Pantai Puru Kambera. Hal pertama yang mungkin diketahui turis adalah lingkungannya yang asli. Pantai ini terlihat rapi dan mempesona karena pasirnya yang bertekstur putih lembut. Ketika datang ke laut, itu menunjukkan warna biru yang indah dan ombak kecil.

Belum lagi anginnya sangat kencang! Fitur mengesankan berikutnya adalah kehadiran pohon pinus yang tumbuh di dekat garis pantai, menciptakan suasana teduh dan nyaman di lokasi. Juga, suasananya cukup damai karena tidak adanya penduduk dan fasilitas.

Hal pertama yang direkomendasikan untuk dilakukan di Pantai Puru Kambera adalah berjalan di pantai. Berkat pasir bertekstur lembut. Rasanya nyaman untuk berjalan di atasnya bahkan tanpa alas kaki.

Sebenarnya tidak harus berjalan di pantai. Wisatawan dapat duduk di atasnya dan menikmati suasana dengan teman atau keluarga mereka di sana.

Satu-satunya pertimbangan adalah bahwa mereka harus datang pada waktu yang tepat, yaitu di pagi atau sore hari. Itu karena pasir menjadi panas di siang hari, yang tidak nyaman untuk berjalan di pantai.

Baca juga artikel berikut ini : Pantai Marosi yang Eksotis di Sumba Barat

Selain berjalan-jalan di pantai, orang-orang datang ke Pantai Puru Kambera untuk menikmati olahraga air. Itu karena ombaknya sedang sehingga orang bisa menikmati berenang dan snorkeling dengan nyaman di sana.

Ini tipnya. Waktu terbaik untuk menikmati snorkeling memang di pagi hari saat air surut. Tidak hanya pantai yang memiliki suasana yang lebih menenangkan pada saat itu, tetapi juga menawarkan air laut yang lebih menyegarkan. Juga, suasananya terasa lebih damai karena jumlah pengunjung yang lebih sedikit pada saat itu.

Sabana Puru Kanbera

Fitur hebat lainnya dari Pantai Puru Kambera adalah keberadaan sabana yang indah yang terletak di dekat lokasi. Belum lagi turis dapat melihat banyak binatang yang sering datang ke sabana untuk merumput, terutama kuda! Maka, jangan lupa membawa kamera untuk mengambil beberapa gambar hewan-hewan eksotis itu.

Pantai Marosi yang Eksotis di Sumba Barat

Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menarik banyak orang baru-baru ini karena kehadiran banyak pantai eksotis, termasuk yang disebut Pantai Marosi. Lokasi di Desa Patiala Bawa dan berada di Kecamatan Lamboya. Dalam hal wilayah, itu adalah bagian dari Kabupaten Sumba Barat.

Jangan khawatir. Tidak akan memakan banyak waktu untuk sampai ke pantai dari Kota Waikabubak, selama wisatawan menggunakan kendaraan yang tepat dan mengambil rute terbaik. Ini pertanyaannya.

Apa yang bisa dilakukan orang di sana? Karena ketenangannya, pantai ini menawarkan suasana yang menyenangkan untuk relaksasi dan melakukan rekreasi keluarga.

Pantai Marosi memiliki pasir putih kekuningan dengan tekstur yang bagus, sehingga sangat cocok untuk penjelajahan pantai dan eksplorasi. Namun, beberapa bagian garis pantai menampilkan lanskap berbatu.

Wisatawan biasanya menggunakan pantai ini untuk beristirahat dan duduk sambil menonton pemandangan laut. Jangan khawatir. Angin semilir memberikan suasana nyaman bagi semua orang, sehingga akan terasa nyaman terlepas dari waktu kunjungan.

Fitur berikutnya adalah kehadiran pohon yang tumbuh di belakang, menyediakan area teduh bagi wisatawan untuk bersantai.

Bagi pemerintah daerah, Pantai Marosi menjadi potensi wisata baru yang harus mereka perkenalkan kepada lebih banyak pelancong. Dengan cara ini, dapat disejajarkan dengan lokasi wisata utama seperti Labuan Bajo, Pantai Nihiwatu, Pulau Komodo, dan lainnya.

Baca juga : 3 Pulau Terluar Indonesia Memiliki Pesona Mendunia Tapi jarang di lirik

Daya tarik pertama yang dapat dinikmati wisatawan di pantai ini adalah relaksasi. Itu karena situs ini dikenal karena nuansa damai dan tidak adanya fasilitas wisata. Apa yang pengunjung temukan hanyalah pasir yang menakjubkan dan pemandangan laut yang indah! Tidak heran, nuansa seperti itu membantu setiap orang untuk bersantai selama kunjungan.

Aktivitas umum berikutnya yang dapat dilakukan wisatawan di Pantai Marosi adalah eksplorasi. Garis pantai yang luas dan pasir bertekstur lembut membuatnya cukup nyaman untuk dilakukan. Dalam hal ini, setiap orang harus memastikan datang hanya selama cuaca baik.

Tidak apa-apa untuk datang pada siang hari, karena suasananya hangat dan bukan panas. Berkat angin laut. Bagi mereka yang ingin merasa lebih segar, mereka bisa masuk ke dalam air dan berenang di dalamnya. Satu hal, ombaknya dianggap kuat sehingga setiap orang harus berhati-hati.

Singkatnya, Pantai Marosi kurang ramai dibandingkan dengan yang lain. Selain itu, tidak perlu membayar biaya apa pun untuk sampai ke pantai dan melakukan berbagai hal menyenangkan di sana. Ini gratis, sehingga baik penduduk setempat maupun orang luar dapat datang kapan saja dan sesering yang mereka inginkan tanpa mempertimbangkan biaya!

3 Pulau Terluar Indonesia Memiliki Pesona Mendunia Tapi jarang di lirik

Banyak beragam pulau di Nusantara yang memiliki pesona mendunia. Pasalnya Indonesia merupakan salah satu nirwana yang bisa ditemui di
dunia. Sayangnya, tak semua terekspose.

Alasannya, karena keterbatasan akses. Sebab, biasanya pulau yang memiliki panorama cantik ini berada di daerah terluar, bahkan perbatasan
Indonesia. Nah, kira-kira mana saja pulau yang berada di Indonesia, yang punya pesona menawan itu?

Alor, Nusa Tenggara Timur

Selain Labuan Bajo dan Raja Ampat yang belakangan naik daun, ada Alor yang tak kalah menawan. Pulau ini letaknya berada di sebelah Flores
dan Lembata.

Keberadaannya menjadi punggawa timur di NTT. Ikan-ikanan dan rumput laut menjadi komoditas utamanya. Pulau ini memiliki bentang alam yang
sangat indah. Pantai-pantainya perawan, pasirnya putih, dan wisata bawah lautnya tak kalah cantik.

baca juga artikel berikut ini : 3 Pulau Terbaik Dunia, Indonesia Juara

Wilayahnya terbagi atas pulau-pulau kecil. Untuk menuju satu pulau ke pulau lain, kamu bisa naik kapal kecil-kecil. Sayangnya, untuk
menuju ke sana perlu cukup perjuangan. Sebab, tak banyak pesawat mendarat di pulau itu.

Maskapai yang tersedia pun yang kecil-kecil. Kalau cuaca buruk, penerbangan dibatalkan. Namun, kalau sudah di tempat ini, rasanya semua
perjuangan terbayar.

Jemur, Kabupaten Rokan Hilir, Riau


Jemur secara administratif terdaftar sebagai wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Jemur termasuk pulau terluar lantaran berbatasan
langsung dengan negara tetangga. Kalau diukur, jaraknya kira-kira hanya 64,3 kilometer dari Pelabuhan Klang, Malaysia.

Pulau ini punya panorama laut yang indah dan bebatuan yang menawan seperti yang terdapat di Belitung. Hanya saja suasananya jauh lebih
sepi. Cocok untuk menepi. Yang menarik lagi, selain karena pulau itu terasa seperti pulau pribadi, terdapat penyu hijau yang akan naik ke pantai kala musim bertelur.

Selama 21 hari, penyu akan berenang keliling pulau. Tentu saja, pulau ini merupakan surga bagi para traveler karena bisa bercengkerama
langsung dengan penyu-penyu itu.

Berhala, Selat Malaka

Berhala merupakan Pulau terluar di Selat Malaka ini masih tergolong wilayah Sumatera Utara. Areanya masuk Kecamatan Tanjung Beringin,
Kabupaten Serdang Bedagai. Di pulau itu, terdapat penangkaran penyu.

baca juga artikel berikut ini : Wisata Alam Yogyakarta

Selain itu, ada beragam spesies jenis ikan dan karang yang hidup secara bebas. Kamu bisa menyelam sambil bersemuka dengan para penghuni
laut itu.

Pulau memiliki luas kurang lebih 2,5 kilometer persegi dengan kontur tanah dataran tinggi dan hutan lebat. Pasirnya jangan ditanya. Mirip
dengan susu bubuk, putih, dan lembut.

Berani menjelajahi pulau-pulau terluar tersebut? Tunggu apa lagi? Yuk, siapin cuti!

KELILING INDONESIA DENGAN BIAYA MINIM? BEGINI CARANYA

Indonesia selalu menyimpan puluhan “surga tersembunyi” yang tak kalah indahnya dengan negara lain. Ya, berbagai tempat wisata di negeri ini memang layak untuk diberi julukan tersebut. Lihat saja pantai pink yang ada di Nusa Tenggara Timur. Benar-benar one of a kind, bukan? Keunikan tersebut pasti sangat memotivasi siapapun untuk mengunjunginya.

Selain pantai pink, masih banyak lagi destinasi yang sangat menarik untuk kamu kunjungi bergantian. Dalam seminggu saja, cukup kok untuk berkeliling Indonesia! Tapi, bagaimana kalau budget yang dimiliki pas-pasan? Apalagi menjelang akhir tahun, semua harga mulai dari tiket hingga penginapan bisa naik hampir 50%.

Nah, agar biaya tidak membengkak, mulailah mempersiapkan berbagai kebutuhannya dari sekarang sebelum peak season tiba. Caranya, coba ikuti tips wisata keliling Indonesia dengan biaya minim berikut:

 

  1. Beli Tiket Pesawat Melalui Incognito Tab

Mengatur mode invisible atau tidak terlihat adalah trik ampuh pertama dalam merencanakan Hal ini terjadi karena website yang menjual tiket pesawat tersebut menaikkan harga berdasarkan cookie browser Anda.

Baca Juga: 12 jam keliling kupang

Caranya, gunakan mode incognito (private) saat browsing. Bila kamu menggunakan Chrome, tekan Ctrl+Shift+N pada keyboard. Namun, bagi kamu yang memilih browsing dengan Mozilla Firefox, tekan Ctrl+Shift+P. Cara ini bermanfaat untuk mereset cookie dan menghapus hasil pencarian di browser tersebut.

 

2. Sementara Hindari Restoran Mahal

Ingat, budget konsumsi juga harus dihitung baik-baik. Jangan sampai “lapar mata” hanya karena restoran tersebut menjual makanan favoritmu. Cobalah kunjungi atau kaki lima yang juga menjajakan makanan serupa.

Karena harga makanan yang mereka jual tentunya akan jauh lebih murah. Jika ke Bali, kamu wajib mencoba Nasi Pedas Ibu Andika yang seporsi besarnya dibanderol dengan harga 26 ribu saja.

 

3. Menginap di Hotel Bintang 3

Mengapa harus di hotel bintang 3? Biasanya, harga yang mereka tawarkan cukup murah. Kisarannya mulai 300 ribu saja/malam. Layanannya pun tetap seperti hotel pada umumnya. Bukan hostel yang biasanya kurang nyaman karena minim privasi (harus share kamar dengan tamu lain).

 

4. Pilih Objek Wisata Gratis

Tips selanjutnya, pilih objek wisata gratis. Benar, memang ada beberapa tempat menarik yang bisa kamu nikmati tanpa harus bayar sepeser pun. Salah satu contohnya yakni Water Castle di Yogyakarta.

 

5. Beli Oleh-Oleh Secukupnya

Bagi orang Indonesia, membeli buah tangan saat bepergian untuk diberikan pada orang-orang terdekat seakan menjadi keharusan. Tak masalah sebenarnya, asal selalu kondisikan dengan budget.

Untuk menyiasati hal ini, belilah oleh-oleh yang dijual di pasar tradisional. Selain pilihannya lebih beragam, kamu juga bisa menggunakan keahlian menawar terbaikmu untuk mendapatkan harga yang lebih murah lagi.

 

6. Pergi Minimal Bertiga

Untuk wisata keliling Indonesia dengan biaya minim, cara terakhir yang sering kali terlupakan ini sangat efektif. Cobalah untuk pergi minimal bertiga.

Apa hubungannya dengan menhemat budget? Jelas, kamu bisa patungan di setiap hal yang cukup esensial selama berlibur. Mulai dari biaya penginapan, transportasi di sana, bahkan hingga membeli oleh-oleh. Yuk, cari dari sekarang travel buddy-mu!

Selain dari keenam tips wisata keliling Indonesia dengan biaya minim, perhatikan pula kesehatanmu. Traveling itu butuh fisik yang prima, lho. Jadi bila ada keluhan sakit, tuntaskan dengan check up ke dokter dari sekarang.

12 jam keliling kupang

Begitu mendarat di Kupang, yang menarik perhatianku cuma satu : panasnya, pasti mataharinya ada dua nih! Suhu udara yang berkisar di antara 30-33 derajat Celcius ini membuatku mengipas-ngipaskan brosur ke wajah. Ibukota Nusa Tenggara Timur ini terletak di pulau Timor, sekitar dua jam penerbangan dari Denpasar.

Lokasinya yang strategis di tepi laut di selatan Indonesia, membuatnya sebagai jalur transportasi yang kerap dijadikan sebagai tempat transit pesawat atau kapal laut menuju banyak pulau-pulau di Nusa Tenggara. Berbagai usaha juga tumbuh di sini, sehingga sering dikunjungi untuk business trip.

Di masa lalu, Pulau Timor memiliki 12 bandar laut di pesisir-pesisir pantai, di mana salah satunya menghadap ke teluk Kupang. Nama Kupang sendiri berasal dari nama seorang raja, yaitu Nai Kopan atau Lai Kopan, yang memerintah sebelum bangsa Portugis tiba di Nusa Tenggara Timur.

Sewaktu zaman Belanda dan VOC-nya tempat ini disebut Koepan, dan lama kelamaan dilafalkan sebagai Kupang. Kota ini mengalami banyak akulturasi karena kedatangan bangsa-bangsa barat tersebut, karena menjadi pelabuhan yang strategis sehubungan dengan kekayaan rempah Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga : Touring Jakarta – Bali 2600km (Two Way)

Pada masa VOC, mereka mendatangkan penduduk dari pulau Rote, Sabu, dan Solor di daerah penyangga untuk pengamanan kota Kupang.

Uniknya, kota ini tidak terhampar datar begitu saja seperti kota-kota pelabuhan umumnya di Jawa, tapi berbukit-bukit dan naik turun, sehingga asyik sekali berputar-putar kota, baik naik mobil, motor, apalagi sepeda!

Penduduk kota Kupang yang multi etnis bisa ditemui di mana-mana, berasal dari suku Timor, Rote, Sabu, Flores, Alor, Lembata, Tionghoa dari sekitar, ataupun pendattang dari Bugis, Jawa dan Bali.

Berkunjung ke Kupang di bulan Nopember, siap-siaplah dimanjakan dengan pemandangan pohon flamboyan kuning jingga yang bertebaran di banyak sisi jalan. Jika punya waktu untuk keliling Kupang dengan singkat, berikut beberapa referensi.

Kota lama Kupang

Terletak di tepi laut, dipenuhi oleh deretan toko-toko yang menandakan lokasi ini adalah area niaga sejak zaman dulunya. Bisa berjalan-jalan di trotoar, atau hanya melihat angkot yang lalu-lalang sambil memperdengarkan musik-musik berisik.

Di tepi lautnya bisa menikmati debur ombak sambil makan seafood dibuai angin. Nah, ada satu lokasi yang paling fotogenik, karena mural dindingnya yang asyik punya!

Pelabuhan Tenau

Ini adalah jalur transportasi yang sudah ada sejak zaman dahulu, di sini terdapat pelabuhan barang dan pelabuhan penumpang. Dari pelabuhan Tenau ini kapal menuju Rote, Sumba, Sabu, Aimere, Alor diberangkatkan. Suasana di sini tidak menyeramkan, pembelian tiket cukup teratur dan petugas-petugasnya kooperatif memberikan bantuan.

Baca Juga : Lady Biker Malang Yang Keliling Indonesia

Banyak juga kapal barang yang besar bersandar di sini dan melakukan aktivitas bongkar muat. Kapal-kapal kecil menuju pulau Semau juga berangkat dari sini. Walau ada warga lokal yang akan mengerubungi menawarkan jasa angkut, tapi tenang saja, mereka ramah dan keep smiling..

Car Free Day di depan kantor walikota

Diadakan setiap hari Minggu, acara ini menjadi ajang pamer komunitas yang seru. Beberapa kumpulan anak-anak muda di Kupang mengadakan aksi-aksi seru seperti main sepatu roda, skateboard, sepeda. Selain itu mereka juga hobi menari beramai-ramai dalam irama yang rancak. Pas juga untuk cuci mata sambil mencari yang manis-manis!

 

Gereja Masehi

Sebagai kota pelabuhan, Kupang menjadi salah satu jalur misionari penyebaran agama Kristen di masa lalu. Gereja ini berdiri pada tahun 1887 dan masih digunakan sampai sekarang. Terletak di kota lama Kupang, tidak diperlukan izin khusus untuk masuk ke dalamnya.

Ukiran besi tempa dan jendela-jendela bermodel Hindies masih awet berdiri karena dirawat dengan baik. Meskipun bukan umat Nasrani, aku diizinkan masuk dan mengambil foto di dalam.

Goa Kristal

Sekitar setengah jam dari kota Kupang, goa cantik ini terletak di kawasan baru-batu karang. Di dalamnya terdapat kolam yang cukup luas dan bisa direnangi berkeliling. Paling bagus dikunjungi di siang hari antara jam 11 hingga jam 1 ketika cahaya matahari jatuh di dalam.

Pemandu untuk ke goa ini adalah anak-anak kecil yang tinggal di desa sekitar, pasti akan mengerubuti ketika mobil datang. Udara di dalam goa sejuk, teduh, tidak seperti Kupang yang panas. Menuruni mulut goa agak menimbulkan peluh, tapi terbayarkan ketika mencebur. Byur!

Toko oleh-oleh Kupang

Mampir Nusa Tenggara harus siap-siap jatuh cinta pada koleksi tenunnya yang berwarna-warni cantik dan rasanya pengen memborong semuanya untuk dibawa pulang.

Satu toko yang berada di sudut kota lama Kupang ini menyediakan aneka tenun dari yang kecil-kecil dan harganya terjangkau hingga kain lebar untuk selimut berharga jutaan. Siap-siap terjebak dalam pesona warna dan padu padan yang cantik, deh. Toko seni Kupang yang berada di Jalan Sukarno no 27 ini menjual aneka kerajinan khas NTT juga.

Sementara kalau mencari oleh-oleh berupa makanan, mampirlah ke toko Ibu Soekiran di Jl Hatta, karena di sini menjual se’i sapi, abon ikan, aneka keripik jagung, gula hela, gula sabu cair, dan aneka penganan lainnya. Makanan olahan di sini dijamin halal.