Keliling Wisata ke Surabaya (5)

Monumen Kapal Selam


Monumen Kapal Selam sejatinya adalah KRI Pasopati 410 yang sempat ikut berpartisipasi di operasi Trikora. Kapal tersebut kemudian dipensiunkan dan dijadikan monumen hingga kini. Lokasinya ada di Jl Pemuda no 39, Embong Kaliasin, Genteng.

Di Monumen Kapal Selam alias Monkasel, kalian bisa melihat langsung interior sebuah kendaraan militer. Informasi mengenai sejarah dan sedikit gambaran pengoperasian kapal juga dicantumkan di sana. Pengunjung juga disuguhkan film pendek mengenai pertempuran di Laut Aru.

Kampung Bulak

Dalam beberapa bulan belakangan muncul tren mewarnai kampung dan menjadikannya sebagai tempat wisata. Hal terrsebut rupanya juga menjalar ke Surabaya dan melahirkan apa yang kini disebut Kampung Bulak.

Layaknya Kampung Warna-Warni di Malang, atap rumah penduduk di sini juga dicat dengan warna menyala seperti merah, hijau, dan biru.

Ada beberapa titik Instagenic di Kampung Bulak. Dijamin bakal memuaskan kalian yang hobi berfoto-foto. Tiket masuknya cukup terjangkau. Kampung Bulak siap menyambut pengunjung antara pukul 8 pagi hingga 10 malam dan berada di sebelah utara Pantai Ria Kenjeran.

baca juga artikel berikut ini : Wisata Alam Semarang

Monumen Bambu Runcing

Sebagai Kota Pahlawan, Surabaya punya sederet monumen untuk mengenang kisah heroik selama masa kemerdekaan. Selain Tugu Pahlawan, masih ada monumen Bambu Runcing di Jl Panglima Sudirman, Embong Kaliasin, Genteng.

Bambu runcing sendiri sering disebut-sebut sebagai salah satu senjata andalan para pendahulu dalam mengusir penjajah.

Terlepas dari bentuknya yang unik dan ukurannya yang masif, Tugu Pahlawan menawarkan sejumlah keriaan yang tak boleh dilewatkan.

Ada pertunjukan air mancur, kolam buatan, dan taman dengan beragam tanaman hias. Jangan sampai lewatkan momen untuk berfoto ria di sini karena gambar yang dihasilkan bakal sangat memukau.

Jembatan Merah


Suasana vintange dari era pemerintahan kolonial Belanda masih bisa dirasakan di Surabaya hingga kini. Salah satunya di Jembatan Merah, yang konon merupakan salah satu saksi bisu heroiknya perjuangan para pahlawan di masa kemerdekaan. Lokasinya ada di Jl Kembang Jepun, Nyamplungan.

Arsitektur Jembatan Merah masih terus dijaga hingga saat ini. Sejumlah warga Surabaya kerap mengunjunginya untuk menikmati suasana sore. Tak jarang pula ada beberapa pasangan menjadikannya sebagai lokasi foto pre-wedding.

Nah, ternyata banyak lho, alternatif objek wisata Surabaya selain pusat perbelanjaan. kalian bisa mencoba wisata alam, berfoto ria dengan pemandangan pelabuhan yang menakjubkan, hingga menikmati malam dengan pemandangan lampu berwarna-warni.
Begitu bervariasi ya, tempat wisata di Surabaya yang sudah kalian datangi?