Tekad Bulat Muhammad Pangeran Keliling Nusantara dengan Sepeda

Kemarin siang, disela-sela rutinitas membimbing anak-anak, saya menyempatkan diri untuk membuka facebook. Ya kira-kira jam 13.00 WIB. Biasa, melihat-lihat update-an status teman-teman. Berselancar sebentar, saya dikejutkan posting-an salah seorang teman sewaktu kuliah di Jogja dulu, namanya Galih, diakun fb-nya, saudara Galih mem-postingsebuah foto seorang yang memakai sepeda ontel berkeliling Indonesia dari kabupaten Lahat provinsi Sumatera Selatan, yang notabene satu kabupaten dengan saya.

Dalam fotonya tersebut diberi judul “Semoga niatmu terkabul nak”,seraya melihat foto tersebut, saya memberi komentar; Sak kampung ro aq kui pak… wah kog ra viral nong kene.opo aq wae. Ijin share pak.Tak lama kemudian dibalas oleh kawan Galih Herwin Prasetyo Yulius”kui asli tonggomu??? Wingi ketemu nqng semarang daerah banyumanik tak takoni madang rung malah meh nangis, ngakune meh keliling indonesia, ibuke posisi di surabaya.

Sangune minh 350 ewu dan wes entek perjalanan 14 hari neng semarang wingi. Makan sehari sekali ming nasi sayur. Mungkin saiki yo tekan daerah ngawi mungkin. Monggo dishare ben niate bocahe kabul n slamet”.Kemudian saya kembali membalas, Soen Aloysius “Sak daerah pak. Aq yo neng kota Lahat iki megawe neng Tarakanita Lahat.(st yosef)… maturnuwun infone pak. Aq takon kanca2 Lahat kene yo ga ngerti”.

Pada malam harinya, saya kembali membuka facebookdan seperti biasa melihat update-an dalam group Info Cegatan Jogja (ICJ). Setelah scroll layar HP, tak sengaja pula menemukan info dan foto yang sama, mengenai orang yang naik sepeda keliling Indonesia tersebut. Pada posting-an pertama saya melihat posting-an milik mas Hudi J. Pramono,berikut isinya:

“Nderek share mas ngadmin..ampun dibully..

Namanya Muhammad Pangeran. Dari Kota Lahat, Sumatera selatan. Ini hari ke-16 dia bersepeda dari kampung halamannya. Siang ini dia baru melintas di Muntilan, Jawa Tengah
Dia bercita-cita keliling Indonesia sebagai wujud kecintaanya dengan negeri ini. Dari rumah cuma berbekal 350rb.

Maaf ndak bisa membantu banyak mas. Cuma bisa ngeshare sampeyan ke grup ini. Semoga bisa menambah semangatmu untuk berjuang keliling Indonesia. Semoga melalui ini juga bisa mengabarkan pd keluarganya bahwa dia baik-baik saja.”

Sebelumnya, pada hari Kamis 01 Februari 2018, Mas Muhammad Pangeran terpantau di daerah Temanggung, saat itu ia bertemu dengan seseorang yang membantu perjalanannya.

Berikutnya disusul oleh mas Muhammad Perdana Agung yang mem-posting foto disertai keterangan di group ICJ; Terpantau lur, dini hari tadi nongkrong di alun2 bareng rekan2 mahasiswa dari kota yg sama.

Saya pribadi ikut senang, bahwa banyak orang yang sangat peduli dan mau menolong mas Muhammad Pangeran ini. Bermodalkan uang Rp. 350.000 ia nekad mewujudkan mimpinya berkeliling keseluruh sudut Nusantara ini. Setelah diposting ke group ICJ, niat mas Muhammad Pangeran menjadi viral, banyak yang mendoakan dan juga mempersilakan untuk singgah, ataupun menawarkan dan memberikan makanan, bahkan dia ditemui oleh teman-teman dari Lahat yang kuliah di Jogja.

Namun tidak sedikit pula yang meragukan bahkan meledek, hal ini dapat dilihat pada kolom komentar dipostingan tersebut. Meskipun satu kabupaten dengan saya, saya tidak mengenal sosok Muhammad Pangeran juga dengan teman-teman saya. Namun, sampai tulisan saya ini buat, sudah ada koran online lokal yang telah memberitakannya. Ya semoga cita-cita mas Muhammad Pangeran ini terlaksana dengan baik dan lancar, semoga banyak orang yang rela membantu.

4 Alasan Kenapa Kamu Harus Menjelajahi Indonesia!

Sebagai negara yang sangat luas dan memiliki berbagai macam keragamaan, sangat disayangkan apabila kamu belum pernah menjelajahi Indonesia lebih dalam. Berlibur ke luar negeri memang terlihat mengesankan tetapi kamu sebenarnya dapat menemukan keindahan yang tidak ada duanya di dalam negeri. Masih belum yakin kalau menjelajahi nusantara dapat menjadi pilihan liburanmu berikutnya? Yuk, simak 4 alasan berikut dan rencanakan petualangan serumu selanjutnya!

 

1. Keragamaan budaya

Dari pulau Sumatera sampai Papua, Indonesia adalah tuan rumah untuk sekitar 300 suku. Walaupun kita disatukan oleh Bahasa Indonesia, kamu dapat melihat keragaman budaya yang sangat memukau di setiap daerah. Perbedaan budaya ini juga dapat memberikan beberapa aktivitas yang dapat kamu lakukan saat berlibur ke daerah lain, seperti menyaksikan pertunjukan tari dan musik tradisional, mengunjungi rumah adat setempat, dan lainnya.

2. Keindahan alam

Mungkin kamu sudah melihat foto-foto yang memperlihatkan keindahan alam di luar negeri tetapi sebenarnya, kamu dapat menemukan keindahan yang sama di Indonesia! Untuk hamparan laut biru dan pasir putih, pulau Bali sudah terkenal sampai ke mancanegara sebagai salah satu “surga dunia” dengan berbagai pantai yang indah. Apabila kamu lebih gemar melihat panorama alam dari atas gunung, kamu dapat mendaki gunung Bromo untuk pemandangan yang mempesona. Kamu dapat menemukan segalanya tanpa harus meninggalkan nusantara!

3. Lebih hemat

Saat berlibur ke luar negeri, kamu akan memiliki lebih banyak pengeluaran dan juga perbedaan nilai dari mata uang asing tersebut. Apabila kamu berlibur di dalam negeri, kamu dapat menghemat lebih banyak! Kamu akan mendapatkan harga “lokal” di tempat wisata dan juga tiket penerbangan, kereta api ataupun kapal laut akan lebih murah karena masih dalam harga perjalanan domestik. Kamu juga akan menemukan harga yang lebih hemat saat kamu berlibur ke daerah jauh dari kota besar!

4. Kebebasan berpergian

Keuntungan besar bagi kamu, seorang warga negara Indonesia, adalah kamu tidak perlu memiliki visa/paspor untuk berlibur ke berbagai daerah di dalam negeri! Kamu dapat dengan bebas merencanakan liburan kamu berikutnya tanpa harus mengkhawatirkan tentang perizinan imigrasi selama masih berada di wilayah Indonesia. Walaupun kamu dapat pergi kemana saja di Indonesia, jangan sampai lupa untuk terus menghormati dan menaati peraturan yang berlaku di setiap daerah ya!

 

Selain 4 alasan diatas, kamu masih memiliki segudang alasan kenapa kamu tidak boleh sampai melewatkan kesempatan untuk menjelajahi berbagai daerah di Indonesia. Dengan melihat keberagaman budaya dan alam yang negara kita miliki, kamu dapat terus memupuk rasa bangga dan cinta pada tanah air.

Kisah Donny Kris, Traveling Keliling Indonesia Bersama Keluarga dengan Campervan

Traveling kini sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa terpisahkan dari gaya hidup kaum urban. Bahkan seiring berkembangnya zaman, metode atau gaya traveling mulai mengalami pergeseran maupun modifikasi.

Jika dulu banyak orang traveling ke luar negeri menggunakan pesawat terbang, atau blusukan ke pelosok daerah menggunakan kereta api atau mobil pribadi, sekarang banyak travelers yang mencari nuansa baru dengan moda transportasi yang berbeda.

Seperti yang dilakukan oleh Keluarga Donny Kris yang memutuskan untuk keliling Indonesia dengan mobil model campervan. Gaya traveling ini sebetulnya sudah tidak asing lagi di negara-negara barat, dan dikenal dengan istilah roadtrip.

Selain bisa lebih santai dalam menikmati pemandangan alam, traveling menggunakan campervan juga dapat menekan budget yang dikeluarkan. Traveler tidak perlu repot-repot lagi menyewa hotel karena sudah bisa beristirahat di mobil besar tersebut.

Bagi Donny sendiri, traveling menggunakan campervan menjadi sebuah pengalaman baru yang sangat menyenangkan. Pengusaha kuliner dan IT dari Malang, Jawa Timur, itu pun mengajak istri dan empat anak-anaknya untuk berkeliling Indonesia menggunakan VW Transporter yang dimodifikasi menjadi campervan.

“Jujur saja, pertama saya terinspirasi dengan mobilnya dulu, yakni model Campervan VW Californian XXL. Itu waktu saya tanya di dealer harganya bisa sampai Rp4,5 miliar kalau impor ke Indonesia. Akhirnya saya bangun sendiri campervan mirip Californian XXL dengan budget kurang dari Rp1 miliar. Dan hasilnya oke banget,” terang Donny Kris saat dihubungi Okezone via sambungan telefon, Senin (16/9/2019).

Dony menambahkan, ide traveling menggunakan campervan ini sebetulnya sudah menjadi impiannya sejak lama. Ia semakin bersemangat ketika liburan di Selandia Baru beberapa waktu lalu. Kala itu, Donny dan keluarganya menjelajahi Selandia Baru menggunakan campervan yang ia sewa di sana.

“Sekarang belum bisa keliling dunia, saya baru aktivitas keliling Indonesia, itu pun mungkin belum sampai 20 persen wilayah Indonesia karena luas banget. Banyak spot menarik di Indonesia ini,” ungkap Donny.

Saat ini, Donny sedang menuju Sumbawa bersama campervan-nya. Ia juga berencana untuk mengeksplorasi Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi serta Papua.

Ia menargetkan, dalam tiga ke depan harus bisa eksplorasi semua wilayah Indonesia. Setelah itu, ia baru akan memikirkan traveling ke negara tetangga dan juga negara lainnya.

“Indonesia dulu. Karena di Indonesia banyak sekali spot indah dan terbaik. Jadi butuh waktu lama untuk ke negara lain,” papar Donny.

Di mobilnya terdapat stiker Pesona Indonesia sebagai bagian dari branding Kementerian Pariwisata Indonesia yang terus mengampanyekan potensi Indonesia yang sangat indah.

Sambil keliling Jawa dan wilayah lainnya, ia juga membagikan merchandise berupa kaos, mug, sticker dan lainnya yang bertemakan “Indonesia Seindah Ini, Kamu di Rumah Saja?”.

Tidak hanya itu, ketika berjumpa dengan masyarakat lokal, ia selalu menginspirasi orang akan kekayaan alam Indonesia yang luar biasa. Ia juga berharap hal ini jadi sarana belajar anak-anak untuk mengenal Indonesia.

“Anak-anak selalu ikut, kebetulan mereka kan homeschooling semua. Jadi traveling juga sebagai sarana belajar bagi anak-anak saya mengenal lebih dekat sejarah, budaya, alam dan sebagainya,” tukas Donny yang selalu membagikan cerita perjalanannya melalui akun Instagram ‘campvy’.

Catatan Nekat Keliling Indonesia, Destinasi Pertama: Pulau Bali dan Nusa Penida!

Pagi ini, Kamis 24 Januari 2018, pukul 06.35 WIB dari titik 0 kilometer Jogja, aku memulai perjalanan keliling Indonesia. Cerita ini bukanlah tanpa maksud, bagi aku pribadi perjalanan keliling Indonesia hanyalah wujud bentuk penghargaan kepada diri sendiri karena telah bisa menyelesaikan salah satu pencapaian dalam hidup. Keliling Indonesia juga merupakan mimpi kecil yang dulu pernah aku impikan dan menjadi salah satu pilihan hidup, hanya itu saja.

Oh iya, biaya yang aku siapkan selama memulai perjalanan untuk mengelilingi Indonesia serta berencana mengunjungi Bali, NTB,NTT, Maluku, Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera dan kembali lagi Jawa cuma sekitar 500 ribu rupiah. Entahlah, sampai dimana ini akan berhenti, yuk kita mulai saja perjalanan ini, bismilllahirahmanirrahim…

Setelah memulai niat, aku menuju ke arah stasiun Lempuyangan untuk berangkat menuju Banyuwangi pada pukul 07.00 WIB. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 15 jam menggunakan kareta Sri Tanjung, kemudian menyeberang dari pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk Bali selama satu jam perjalanan. Dari Bali, aku melanjutkan menggunakan bus menuju pelabuhan Padang Bai untuk menyeberang ke tujuan awalku, yakni pulau Nusa Penida.

Salah satu hal menarik yang baru aku temui dalam perjalanan ini adalah bahwa aku bertemu orang-orang baru dengan kisahnya masing-masing. Mulai dari kisah bapak dosen di salah satu kampus yang ada di NTB yang lagi kuliah S3 namun sekarang masih hidup pas-pasan karena biaya gaji dosen habis oleh biaya kuliah S3 selama enam tahun. Aku juga bertemu turis mancanegara yang datang ke Indonesia dengan alasan cuaca musim dingin di negaranya hingga merasakan bagaimana toleransi di Pulau Dewata ketika menjadi muslim sekaligus minoritas di negara muslim terbesar di dunia.

Saat dalam perjalanan menuju pelabuhan Padang Bai, aku mampir dahulu di rumah teman di daerah Klungkung, Bali. Aku menginap dua malam di Klungkung dan berkesempatan mengunjungi daerah wisata Klungkung, Tengganan, dan wilayah Karang Asem, Bali. Aku juga berkempatan melihat kondisi pengungsi pasca-meletusnya Gunung Agung.

Berikut tempat wisata yang aku kunjungi di Bali bagian timur:

Monumen Puputan, Klungkung: mengenang perlawanan habis-habisan melawan Belanda

Di pusat Kota Klungkung, terdapat tugu besar yang diberi nama monumen Puputan Klungkung. Kita bisa melihat monumen berarsitek kuno menjulang tinggi yang dibangun untuk mengenang perlawanan habis-habisan (puputan) kerajaan Klungkung melawan koloni belanda. Di dalamnya terdapat kisah zaman kerajaan Klungkung yang sayangnya menemui kekalahan. Namun, sialnya sangat jarang pengunjung masuk ke dalam monumen ini dan hanya berfoto-foto di luar saja. Selain itu, tempat ini menjadi lokasi favorit anak muda Klungkung di malam hari karena di sini tersedia Wifi gratis sepanjang hari.

 

Desa Wisata Tengganan: menemukan Bali yang sesungguhnya

Kata orang, jika ingin melihat Bali yang sesungguhnya, maka datanglah ke Desa Tenganan. Adat dan budaya Bali masih bertahan dengan baik di desa ini. Desa Tenganan juga dikenal dengan tradisi Perang Pandannya. Rumah-rumah yang sudah berumur ratusan tahun masih berdiri dan terawat dengan baik. Di sini juga ada banyak pengrajin tenun Bali dan penjual suvenir. Namun, sayangnya aku datang di waktu yang kurang tepat. Saat itu Desa Tengganan dijadikan sebagai salah satu posko pengungsi Gunung Agung. Waktu yang tepat untuk datang ke sini adalah di bulan Juni, Juli, dan Agustus.

 

Pantai Virgin: pantai yang masih bersih dan berpasir halus

Dari Desa Tenganan, kita bisa langsung menuju Pantai Virgin yang bisa ditempuh selama 15 menit perjalanan dengan motor. Kalau jalan kaki mungkin akan menghabiskan waktu 1-2 jam. Biaya masuknya 5 ribu per orang. Sebelum sampai ke pantai, kamu bisa singgah dan duduk sejenak di bukit asih yang menyajikan pemandangan tebing laut yang indah. Pantai Virgin bersih dan berpasir putih halus. Airnya biru dan tenang, cocok untuk snorkling dan berenang. Saking indahnya, konon pantai ini dulu menjadi rebutan antara dua desa.

 

Water Palace Karang Asem: tempat rekomendasi pre-wedding yang belum banyak dijamah

Kalau Jogja punya Taman Sari, maka Bali punya Taman Ujung Water Palace.

Tempat ini sangat jarang diketahui olah wisatawan, mungkin karena tempatnya jauh di ujung Kabupaten Karang Asem. Bisa jadi itu asal mula dinamakan Taman Ujung. Kalau dari Pantai Virgin, jaraknya sekitar setengah jam perjalanan. Tempat ini keren banget, sangat bagus untuk foto-foto dan tergolong bersih juga, meski harga tiket masuk ke sini bagiku cukup mahal, yakni 15 ribu per-orang. Oiya, tempat ini sangat direkomendasikan untuk menggarap foto pre-wedding.

Usai berkeliling di Bali bagian timur, esok harinya aku melanjutkan perjalanan menuju Nusa Penida dan tinggal di kampung muslim Toya Pakeh bersama keluarga besar Fajar selama dua malam. Salah satu tempat yang paling saya rekomendasikan untuk datang ke Nusa pPnida adalah Pantai Kelingking. Kamu harus datang ke sini, terlebih jika bisa turun ke pantai yang ada di bawah. Memang untuk turun ke sini harus hati-hati, curam soalnya. Tapi setelah sampai di bawah, kamu akan menyebut nama tuhan saking kerennya. Pantai paling indah yang pernah aku temui. Super-recommended pokoknya. Namun, kamu harus siap-siap tenaga untuk naik lagi ya. Berat!

Oke, sampai di sini dulu, nantikan kelanjutan perjalanan Nekat Keliling Indonesia dari kelilingindonesia.online

7 Bukti Keseruan Road Trip saat Travelling Ini Bikin Ketagihan

Bagi Anda yang hobi travelling, tentunya sudah tidak asing lagi mendengar istilah road trip. Road trip merupakan istilah yang digunakan untuk perjalanan liburan yang dilakukan dengan mengendarai mobil.

Bagi sebagian besar orang, road trip tentunya sangat mengasyikkan dan seru. Namun ada juga yang beranggapan kalau perjalanan semacam ini kurang efektif, entah itu dari segi energi, waktu, dan lainnya. Jika Anda salah satu orang yang memiliki pikiran seperti ini, alangkah baiknya buang dan rubah pola pikir tersebut.

Dengan perencanaan yang baik, maka road trip akan terasa sangat menyenangkan. Terlebih lagi kalau dilakukan bersama keluarga maupun teman-teman tercinta. Kurang percaya? Nah, beberapa bukti keseruan road trip di bawah ini mungkin bisa merubah pikiran Anda dan pastinya bikin ketagihan.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

 

1. Mengeksplorasi Tempat Tanpa Batas

Salah satu keuntungan utama dari liburan ala road trip adalah dapat mengeksplorasi tempat tanpa batas. Keseruan yang Anda dapatkan selama perjalanan darat tentunya dapat menjelajah kawasan tersebut sepuasnya.

Hal ini tentunya berbeda jika Anda menggunakan transportasi umum, semisal kereta, bus, maupun pesawat. Jika Anda melalui perjalanan darat dan menggunakan kendaraan pribadi, maka Anda bisa berhenti kapanpun dan dimanapun yang Anda suka. Sehingga potensi mengeksplor beberapa tempat menjadi jauh lebih besar.

2. Menemukan Tempat Wisata Baru Di Luar Rencana

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dengan melakukan road trip tentu saja Anda bisa semakin leluasa menjelajah tempat-tempat di luar dari rencana. Pastinya ada kemungkinan Anda menemukan tempat wisata baru yang seru dan belum banyak diketahui orang lainnya.

Misalnya saja Anda sedang melewati sebuah daerah, kemudian di perjalanan menemukan banner wisata lokal yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Bahkan Anda bisa langsung mengunjunginya tanpa berpikir panjang. Tidak ada salahnya bukan?

3. Mencoba Banyak Kuliner Yang Khas

Keuntungan lainnya dari berlibur ala road trip adalah Anda bisa mencicipi berbagai macam kuliner khas daerah tersebut. Hal ini karena Anda bisa berhenti kapanpun dan dimanapun yang diinginkan.

Selain itu, Anda juga bisa mampir walau hanya sekedar ingin beristirahat atau membeli oleh-oleh. Keseruan ini tentunya tidak bisa Anda dapatkan jika berlibur menggunakan transportasi umum.

4. Menghabiskan Banyak Waktu

Jika di hari-hari biasa, mungkin semua anggota keluarga dan teman-teman memiliki kesibukan dan aktifitasnya masing-masing. Sehingga membuat jadwal quality time sangat terbatas. Dengan adanya road trip tentu saja menjadi cara yang efektif untuk menghabiskan banyak waktu bersama.

Tanpa disadari, dengan melakukan road trip akan membuat Anda merasa lebih dekat dengan anggota keluarga lainnya atau teman-teman. Meskipun waktu yang dihabiskan hingga berjam-jam dan di tempat yang sama, hal ini bisa Anda manfaatkan untuk mengobrol dan bercanda tawa.

5. Berbagi Banyak Cerita

Jika anda bepergian menggunakan transportasi umum, tentunya tidak akan ada cerita yang menarik yang mungkin bisa dibagi selama perjalanan berlangsung. Namun dengan road trip, akan banyak kisah dan pengalaman seru atau unik yang mungkin dapat Anda bagi dengan teman-teman Anda. Hal ini tentunya akan sangat seru untuk di ceritakan bersama yang lainnya.

6. Bebas dan Fleksibel

Ketika Anda berlibur menggunakan transportasi umum, mau tidak mau Anda harus terikat dengan jadwal dan aturan yang ketat. Mulai dari jam berangkat, rute, dan lainnya. Hal tersebut tidak dapat dihindari guna kelancaran perjalanan liburan.

Namun lain hal nya dengan road trip, Anda bisa berlibur dengan bebas dan fleksibel serta tidak terkait dengan aturan. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi Anda yang kurang bisa mengatur jadwal dan kesibukan.

7. Penuh Tantangan dan Kejutan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, liburan road trip akan membuat Anda mendapatkan banyak hal-hal baru. Tentunya ini akan membuat banyak tantangan dan kejutan yang mungkin bisa Anda dapatkan selama perjalanan.

Meskipun mungkin ada banyak masalah selama perjalanan, hal ini lah yang kemudian memaksa Anda untuk bisa berpikir kreatif mencari solusi. Bagi anda penyuka tantangan, maka hal ini akan sangat menyenangkan dan menjadi momen yang tidak bisa dilupakan.

 

Rencanakan Liburan dengan Matang

Merasakan liburan yang lancar dan nyaman tentu saja menjadi impian bagi setiap orang. Bukanlah hal yang sulit mendapatkan momen liburan yang menyenangkan, asalkan Anda sudah merencanakannya dengan matang. Sehingga bisa meminimalisir terjadinya masalah selama road trip.

Liburan Seru Jelajahi Nusantara Lewat Flying Over Indonesia

Indonesia – Bali memiliki destinasi baru untuk jiwa-jiwa petualang yang gemar menjelajahi nusantara. Cukup satu tiket berkunjung ke Trans Studio Bali, pengunjung bisa menikmati wahana spektakuler dengan teknologi yang super canggih, yaitu Flying Over Indonesia.

Wahana ini tidak hanya akan memanjakan mata anda dengan keindahan yang disuguhkan oleh nusantara, namun juga mengajak pengunjung mengeksplorasi daya tarik wisata dari Sabang hingga Merauke.

Memiliki kapasitas 84 kursi yang dapat bergerak dengan dinamis, wahana simulator ini akan membawa pengunjung terbang melintasi destinasi wisata dan budaya di Indonesia melalui 180 dome screen, dengan efek angin dan percikan air betulan.

Nantinya pengunjung tidak hanya terbang melintasi udara, tetapi juga akan dibawa menyelam dan menikmati keindahan biota bawah laut. Menawarkan pengalaman berkeliling Indonesia dengan cara yang luar biasa, wahana Flying Over Indonesia sangat tepat menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga saat berkunjung ke Trans Studio Bali.

Selain Flying Over Indonesia, Trans Studio Bali juga memiliki berbagai wahana dan atraksi lain. Sebagai satu-satunya Indoor Theme Park pertama di Bali yang dibangun di atas area 1,8 hektar di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Trans Studio tentu menghadirkan wahana terbaik berkelas dunia.

Pengunjung dapat menikmati petualangan di wahana berteknologi canggih, menonton pertunjukkan yang spektakuler dan menikmati beragam atraksi seru yang menarik dan pastinya sangat menantang.

Trans Studio Bali sendiri memiliki puluhan atraksi dan wahana, tersebar di 5 zona permainan berbeda, yang bisa dinikmati bersama teman dan keluarga. Teknologi digital arts canggih, gabungan dari berbagai unsur budaya Bali, akan menyambut pengunjung saat masuk ke zona permainan di Trans Studio Bali.

Tentu yang menjadi keunggulan Trans Studio Bali adalah spot-spot foto dengan teknologi digital arts. Bisa dikatakan, dari berbagai Trans Studio yang tersebar di beberapa titik, Trans Studio Bali memiliki keunggulan yang disukai semua orang: Instagrammable.

Di dalam Trans Studio Bali, pengunjung yang senang swafoto dan mengunggahnya ke akun media sosial masing-masing, bisa berfoto-foto dengan berbagai latar. Pengunjung dapat mengabadikan dan membagikan momen menyenangkannya di area ticketing yang unik, area Digital Arts di The World of The Senses, area Illusion House, area Lantern Tree, dan lokasi-lokasi menarik lainnya.

Trans Studio Bali sendiri menghadirkan 13 wahana, yaitu iFly Indoor Skydiving, Puppet Master Ferrish Wheel, Boomerang Coaster Challenge, Formula Kart Go-Kart Racing, AMC Fear the Walking Dead Survival, Werewolf World, The Forbidden Temple Rapid Adventures, Flying Over Indonesia: Islands of Imagination, Frank House, Mad Madness Road Rage Wasteland Escape, Ninja Course Experience, dan Bat Glider, serta Kids Playground.

Selain wahana dan spot-spot Instagramable, ada juga pertunjukan dan atraksi utama, seperti Temple Raiders Stunt Show, Gayatri, Can Can Revue, dan Trans Studio Parade yang hadir pada jam-jam tertentu.

Dapatkan tiketnya langsung di www.TransStudioBali.com. Harga tiket dibanderol Rp 375 ribu untuk warga lokal, dan Rp 600 ribu untuk warga negara asing.

Gokil… Keluarga Ini Akan Keliling Indonesia Selama 1 Tahun

kelilingindonesia.online – Bagi penyuka traveling, bisa jalan-jalan mengunjungi berbagai tempat dengan panorama alam yang indah adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. Tak hanya menikmati keindahan alam, namun sekaligus bisa mempelajari kearifan lokal yang pastinya berbeda-beda.

Seperti yang dilakukan oleh sepasang suami istri bernama Dodi Kusmajadi, dan istrinya Melati M Puteri. Dodi mengajak istri beserta dua anaknya untuk berkeliling Indonesia selama satu tahun penuh, menggunakan Motorhome RV (recreation vehicle).

Cerita ini dituturkan netizen bernama Juliana Dewi yang tak lain adalah sahabat Melati M Puteri di akun Facebook-nya. “Jadi, mbak Melati M. Puteri sahabatku yang keren itu, ternyata beneran melaksanakan niatnya keliling Indonesia bersama suaminya mas Dodi Kusmajadi dan anak-anaknya selama 1 tahun,” tulis Juliana Dewi.

Dalam blog pribadi milik Dodi, diketahui pria tersebut sebelumnya tinggal dan bekerja di negeri jiran Malaysia selama 12,5 tahun. Awal Agustus lalu ia beserta keluarganya baru pindah lagi ke Indonesia.

Mengingat anak-anaknya tumbuh dan besar di Malaysia, Dodi lantas memiliki ide berkeliling Indonesia untuk memperkenalkan akar budaya pada kedua anaknya.

Karena akan digunakan selama satu tahun, kendaraan yang ia gunakan dimodifikasi sedemikian rupa, hingga bagian dalamnya menjadi lebih lega dan nyaman bagaikan di rumah.

Juliana Dewi menjelaskan, mobil yang digunakan untuk pelesir keliling Indonesia ini dirancang khusus oleh Melati dan suaminya. Kemudian untuk pekerjaan konstruksinya, digarap oleh Karoseri Delima Jaya, yang bermarkas di Bogor.

Seperti diketahui, karoseri ini memang spesialis dalam mengubah kendaraan untuk kebutuhan khusus, mulai dari mobil pemadam kebakaran, bis antarkota, ambulance hingga kendaraan antipeluru.

Menggunakan basis Mitsubishi Fuso FE 71 110 PS empat roda, kendaraan yang masuk dalam kelas light duty truck (LDT) tersebut mengalami ubahan di beberapa bagian.

Pada eksterior motorhome yang proses pengerjaannya memakan waktu 4 bulan tersebut, bagian paling mencolok adalah atapnya yang makin tinggi.

Bila dilihat dari data spesifikasinya, Mitsubishi Fuso tersebut memiliki tinggi 2,9 meter, bertambah 700 cm dari standarnya.

Tak hanya itu, atapnya pun ternyata dapat dibuka lagi setinggi 50 cm, supaya menghadirkan sirkulasi udara di dalam.

Canggihnya lagi, bagian luar atap tersebut menyimpan susunan panel surya, yang dapat mengubah energi cahaya matahari menjadi tenaga listrik.

Selain itu, pada bagian depan terdapat winch yang dapat membantu kendaraan untuk keluar dari jebakan lumpur. Di bagian belakang, terdapat tangga kecil untuk menuju atap, dua buah derijen, serta rak sepeda. Lalu terdapat tenda yang dapat digulung pada bagian atas samping kiri truk tersebut.

Masuk ke dalam, terlihat istimewa dengan perabotan yang komplet, sehingga nampak seperti sebuah rumah. Karena di dalamnya, terdapat sebuah dapur kecil, lengkap dengan kompor, washtafel, bahkan kitchen set.

Tak hanya itu, persis di sebelah dapur, terdapat kamar mandi yang terbilang komplet, serta sebuah mesin cuci berukuran kecil.

Lalu mengarah ke ruang supir, terdapat meja multifungsi serta sofa berukuran panjang yang dapat diubah menjadi sebuah tempat tidur.

Menariknya, di bawah sofa tersebut juga dapat digunakan untuk menyimpan berbagai peralatan, seperti perlengkapan snorkling, helm sepeda dan sebagainya.

Keluarga ini memulai perjalanannya pada 3 September kemarin. Di dunia maya, unggahan mengenai perjalanan keluarga ini mendapat beragam komentar.

Selain mendoakan dan memberi dukungan, banyak juga yang mengajak Dodi beserta keluarga untuk mampir ke kotanya. “Mampir ke Padang ya mba. Ntar, disiapin rendang mba. Smg perjalanannya lancar..,” tulis akun Merry_egline.

Bahkan ada juga yang mempertanyakan bagaimana mengenai kegiatan sekolah kedua anaknya. “Maaf mau tanya kan ini katanya travelan 1thn. Gmn dedek2nya sekolahnya?,” tulis akun biba.syuaibah.

Bila ditelusuri, kedua anak Dodi ternyata mengikuti program home schooling. Karena akan berkeliling Indonesia selama setahun penuh, Dodi mengganti istilahnya dengan travel schooling. Selamat menikmati perjalanan!

 

Keliling Indonesia dengan Budget Miring? Ini Tipsnya

JAKARTA, kelilingindonesia.online – Indonesia memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi, entah untuk bertualang atau hanya sekadar melepas penat di akhir pekan. Namun, dengan geografisnya yang begitu luas, tentu membuat para wisatawan perlu merogoh kocek untuk berwisata.

Travel blogger Eunike Kartini (@tarinaminusta) membagi beberapa tips budgeting untuk berkeliling Indonesia. Berikut ulasannya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/7/2019).

 

1. Gunakan kode promo dari aplikasi

Aplikasi untuk travelling saat ini sudah menjamur dan semakin bersaing untuk memberikan beragam promo. Ada juga aplikasi yang menyediakan aneka tawaran cashback untuk mendapatkan potongan.

“Manfaatkan kode promo dari aplikasi yang biasa buat booking pesawat atau hotel. Be smart on spending your money,” kata Eunike.

 

2. Pilih moda transportasi sesuai jarak

Tips kedua dari Eunike adalah dengan cermat memilih moda transportasi, tergantung dengan tempat yang akan dituju.

Menurut dia, jika berwisata di Pulau Jawa, menggunakan kereta, bus, atau mobil (road trip) bersama teman-teman akan lebih hemat.

Sedangkan bila destinasi wisata cukup jauh, beli tiket penerbangan pesawat paling tidak satu bulan sebelum keberangkatan, tentu dengan kode promonya!

 

3. Cari penginapan murah

Tak hanya transportasi, tempat penginapan merupakan hal yang juga harus dipersiapkan dan diperhitungkan ke dalam budget.

Eunike tak menampik bahwa ia adalah traveller yang cukup impulsif. Namun, ia selalu mencari penginapan yang tidak lebih dari Rp300.000 semalam.

“Jadi pilihanku ya di hostel atau “dormitary room”. Lagipula, kita nginep cuma buat balik tidur sama mandi. So no big deal,” ujar dia.

 

4. Sewa motor untuk jalan-jalan

Hal lain yang direkomendasikan Eunike adalah menggunakan motor untuk pergi mengelilingi tempat wisata yang dipilih.

Ia menilai menggunakan motor lebih cepat, murah, dan mudah. “Mudah maksudnya kita bisa sampai ke spot lain yang aksesnya nggak bisa dilewati kalau naik mobil,” terang wanita berrambut pendek ini.

 

5. Tidak perlu beli oleh-oleh

Tips terakhir dari Eunike adalah tidak perlu membeli oleh-oleh. Ia mengaku tidak pernah mau mengiyakan permintaan titipan atau oleh-oleh dari teman-temannya.

“Mungkin beberapa orang bakal nilai kalau itu jahat ya, tapi ya itu aku. Aku pergi travelling buat menghibur diri, untuk belajar, bukan buat belanja oleh-oleh,” tutupnya.

7 Tips Traveling Keliling Indonesia dengan Budget Terbatas

Hasrat traveling membuncah tetapi cerita buku tabungan selalu menyedihkan? Tak usah berkeluh kesah, traveling tak melulu harus mengeluarkan duit banyak, kok!

Enaknya kalau masih berputar-putar di Indonesia, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk berhemat selama traveling.

 

1. Cobalah “Road Trip”

Kamu penikmat tantangan? Mengapa tidak coba traveling dengan gaya road trip? Kamu cuma perlu kendaraan seperti motor maupun mobil. Dengan motor, kamu bisa menekan biaya kendaraan dan hanya perlu membeli bahan bakar.

Road trip dengan mobil malah akan menekan banyak biaya loh, tidak hanya untuk transportasi tetapi juga akomodasi. Dengan sedikit modifikasi interior, kamu bisa menjadikan mobil sebagai tempat beristirahat, jadi tak perlu pusing urusan bayar akomodasi.

Psst… sebelum road trip, pastikan kondisi kendaraan kamu baik ya.

 

2. Angkat Jempol dan Cobalah “Hitch Hike”

Hitch hike atau nebeng tidak terlalu lazim dilakukan di Indonesia, tetapi kenapa tidak kamu mencoba mengacungkan jempol di jalan demi mendapat tumpangan.

Pro tips, lebih baik memilih truk yang sedang dalam perjalanan mendistribusikan barang. Mereka yang sedang bertugas memiliki rute, tujuan dan rentang waktu perjalanan yang jelas. Oh iya, selalu waspada ya saat kamu hitch hike.

 

3. Nebeng di Rumah Teman

Kamu punya teman yang tinggal di daerah yang berbeda dari tempat tinggalmu? Mengapa tidak mengunjungi mereka. Siapa tahu mereka bersedia memberikan tempat menginap selama kamu berada di sana. Silaturahmi terjaga, biaya traveling pun menjadi murah.

 

4. Adaptasi Gaya Hidup Lokal

Ke mana pun kamu pergi, coba perhatikan bagaimana orang setempat hidup. Lihat apa yang mereka makan. Kemudian tirulah. Harga lokal pasti akan jauh lebih murah daripada harga turis. Makanan kaki lima pun tetap punya rasa yang enak, kok.

 

5. Manfaatkan Promo dan Cashback

Riset sebelum perjalanan itu penting, lho. Bukan hanya akan memudahkan kamu mencari tahu apa yang menarik di tempat tujuan, melainkan juga kamu bisa berpeluang menemukan promo menarik–bahkan sebelum kamu sampai.

Misalnya nih, kalau kamu membeli tiket pesawat lewat aplikasi terbaru Bukalapak dengan harga minimal Rp500 ribu, kamu bisa dapat cashback sebesar 16%. Menarik banget, kan?

 

6. Kunjungi Tempat Wisata Gratis

Banyak banget objek wisata yang tidak memungut biaya masuk, lho. Contohnya, pada hari-hari tertentu, sejumlah museum di Indonesia menggratiskan bea masuk. Nah, manfaatkanlah! Kamu cuma perlu bertanya pada orang lokal atau melakukan riset internet.

 

7. Selalu Ramah kepada Siapa Saja

Salah satu keuntungan traveling adalah kamu bisa menambah kenalan baru. Pasti ada saja yang bisa kamu ajak bicara.

Kalau kamu bersikap ramah, biasanya orang yang kamu ajak bicara akan dengan senang hati membantu kamu bila dibutuhkan. Apalagi orang Indonesia ramah-ramah. Tak menutup kemungkinan mereka akan mentraktir kamu segelas minuman segar atau semangkuk soto ayam. Bahkan, mungkin saja mereka akan menawari tempat bermalam tanpa dipungut biaya.

Tidak, cara yang satu ini tidak dalam rangka memanfaatkan kebaikan orang lain. Tetapi, tidak ada yang salah kan, dengan selalu bersikap ramah?

Nah, apakah kamu sudah siap untuk menjelajah Indonesia dengan tujuh tips di atas?

 

KELILING INDONESIA DENGAN BIAYA MINIM? BEGINI CARANYA

Indonesia selalu menyimpan puluhan “surga tersembunyi” yang tak kalah indahnya dengan negara lain. Ya, berbagai tempat wisata di negeri ini memang layak untuk diberi julukan tersebut. Lihat saja pantai pink yang ada di Nusa Tenggara Timur. Benar-benar one of a kind, bukan? Keunikan tersebut pasti sangat memotivasi siapapun untuk mengunjunginya.

Selain pantai pink, masih banyak lagi destinasi yang sangat menarik untuk kamu kunjungi bergantian. Dalam seminggu saja, cukup kok untuk berkeliling Indonesia! Tapi, bagaimana kalau budget yang dimiliki pas-pasan? Apalagi menjelang akhir tahun, semua harga mulai dari tiket hingga penginapan bisa naik hampir 50%.

Nah, agar biaya tidak membengkak, mulailah mempersiapkan berbagai kebutuhannya dari sekarang sebelum peak season tiba. Caranya, coba ikuti tips wisata keliling Indonesia dengan biaya minim berikut:

 

  1. Beli Tiket Pesawat Melalui Incognito Tab

Mengatur mode invisible atau tidak terlihat adalah trik ampuh pertama dalam merencanakan Hal ini terjadi karena website yang menjual tiket pesawat tersebut menaikkan harga berdasarkan cookie browser Anda.

Baca Juga: 12 jam keliling kupang

Caranya, gunakan mode incognito (private) saat browsing. Bila kamu menggunakan Chrome, tekan Ctrl+Shift+N pada keyboard. Namun, bagi kamu yang memilih browsing dengan Mozilla Firefox, tekan Ctrl+Shift+P. Cara ini bermanfaat untuk mereset cookie dan menghapus hasil pencarian di browser tersebut.

 

2. Sementara Hindari Restoran Mahal

Ingat, budget konsumsi juga harus dihitung baik-baik. Jangan sampai “lapar mata” hanya karena restoran tersebut menjual makanan favoritmu. Cobalah kunjungi atau kaki lima yang juga menjajakan makanan serupa.

Karena harga makanan yang mereka jual tentunya akan jauh lebih murah. Jika ke Bali, kamu wajib mencoba Nasi Pedas Ibu Andika yang seporsi besarnya dibanderol dengan harga 26 ribu saja.

 

3. Menginap di Hotel Bintang 3

Mengapa harus di hotel bintang 3? Biasanya, harga yang mereka tawarkan cukup murah. Kisarannya mulai 300 ribu saja/malam. Layanannya pun tetap seperti hotel pada umumnya. Bukan hostel yang biasanya kurang nyaman karena minim privasi (harus share kamar dengan tamu lain).

 

4. Pilih Objek Wisata Gratis

Tips selanjutnya, pilih objek wisata gratis. Benar, memang ada beberapa tempat menarik yang bisa kamu nikmati tanpa harus bayar sepeser pun. Salah satu contohnya yakni Water Castle di Yogyakarta.

 

5. Beli Oleh-Oleh Secukupnya

Bagi orang Indonesia, membeli buah tangan saat bepergian untuk diberikan pada orang-orang terdekat seakan menjadi keharusan. Tak masalah sebenarnya, asal selalu kondisikan dengan budget.

Untuk menyiasati hal ini, belilah oleh-oleh yang dijual di pasar tradisional. Selain pilihannya lebih beragam, kamu juga bisa menggunakan keahlian menawar terbaikmu untuk mendapatkan harga yang lebih murah lagi.

 

6. Pergi Minimal Bertiga

Untuk wisata keliling Indonesia dengan biaya minim, cara terakhir yang sering kali terlupakan ini sangat efektif. Cobalah untuk pergi minimal bertiga.

Apa hubungannya dengan menhemat budget? Jelas, kamu bisa patungan di setiap hal yang cukup esensial selama berlibur. Mulai dari biaya penginapan, transportasi di sana, bahkan hingga membeli oleh-oleh. Yuk, cari dari sekarang travel buddy-mu!

Selain dari keenam tips wisata keliling Indonesia dengan biaya minim, perhatikan pula kesehatanmu. Traveling itu butuh fisik yang prima, lho. Jadi bila ada keluhan sakit, tuntaskan dengan check up ke dokter dari sekarang.